Thursday, 30 April 2015
Thursday, 23 April 2015
Wednesday, 15 April 2015
FORTUNATELY THE MILK

Review Buku
| Judul | : Fortunately, The Milk (Untunglah Susunya) |
| Penulis | : Neil Gaiman |
| Alih Bahasa | : Djokolelono |
| Ilustrasi | : Skottie Young |
| Penerbit | : PT Gramedia Pustaka Utama |
| Tahun Terbit | : 2014 |
| Tebal | : 128 halaman |
“Aku membeli susu,” kata ayah.
“Aku keluar dari toko pojok, dan mendengar suara aneh seperti ini: dhum… dhum…
Aku mendongak, dan kulihat piringan perak besar menggantung di atas jalan
Marshall.”
Thursday, 9 April 2015
Friday, 3 April 2015
Sunday, 29 March 2015
TEKA-TEKI KACAMATA BUNDAR
Fabel
Kakek Singa dan Paman Beruang
tengah berdebat. Keduanya saling mengaku
sebagai pemilik kaca mata bundar yang ditemukan oleh Lala si anak landak. Kata
Kakek Singa,
“Ini kacamata milikku. Aku baru
saja kehilangan kacamata. Bentuk dan warnanya persis seperti ini.”
“Maaf, Kakek Singa,” sahut Paman
Beruang. “Tapi ini kacamata saya. Tadi saya lewat jalan ini. Saya yakin
kacamata saya jatuh di sini. Bentuk dan warnanya juga persis seperti kacamata
saya yang hilang.”
Thursday, 26 March 2015
Thursday, 19 March 2015
Monday, 16 March 2015
KISAH SI BUNGA MATAHARI
Dongeng
Di sebuah pulau
yang indah bernama pulau Ayem, hiduplah seorang tukang kebun yang sangat giat
bekerja. Ia bernama Pak Mot. Kebun yang dijaga Pak Mot ditanami berbagai ragam
bunga. Bunga yang paling disukai Pak Mot adalah bunga matahari. Setiap hari ia
menyempatkan diri berbincang-bincang dengan tanaman bunga mataharinya yang kini
tengah bermekaran.
Thursday, 12 March 2015
Thursday, 5 March 2015
Sunday, 1 March 2015
CAT STORIES
Review Buku
| Judul | : Cat Stories (Kisah-kisah Kucing) |
| Penulis | : James Herriot |
| Alih Bahasa | : Jia Effendie |
| Ilustrasi Cover | : Widiyatno |
| Penerbit | : PT Gramedia Pustaka Utama |
| Tahun Terbit | : 2012 |
| Tebal | : 216 halaman |
Blurb
Seorang dokter hewan menceritakan berbagai pengalaman
dengan pasien kucingnya. Ada Alfred si kucing toko permen yang punya masalah
dengan bola bulu. Lalu ada Oscar. Sang dokter bertemu untuk pertama kalinya
dengan Oscar ketika si kucing dalam keadaan amat sekarat. Ada pula Boris, seekor
kucing yang tak bisa ditaklukkan. Sekalipun sang dokter hanya bermaksud
membantu membuang tulang yang terselip di giginya, Boris tak pernah mengizinkan
sang dokter mendekatinya.
Subscribe to:
Posts (Atom)










